ana

ana
micro

Label

Selasa, 02 Oktober 2012


Tema              :Anak Muda dan Pembangunan Karakter Bangsa

Sub tema        :Karakter Bangsa dan Cinta Tanah Air


     Dalam hubungan ke-Indonesia-an (kebangsaan), maka cinta Tanah-Air tersebut memberikan tampilan bagaimana karakter bangsa, yang memiliki muatan-muatan rasa, paham, dan semangat kejuangan: bahwa cinta Tanah-Air tersebut antara lain wujudnya merupakan bela negara; atau kewajiban dasar manusia; berarti juga kerhormatan bagi setiap warga negara; atas dasar kesadaran, tanggung jawab; rela berkorban dalam pengabdian kepada negara dan bangsa.

     Sebagaimana telah disinggung dalam Pelita yang lalu, kesadaran dari anak bangsa tersebut, bukanlah tiba-tiba, setidaknya diawali pada tahun 1928, ketika para pemuda dari pelosok Nusantara berikrar, bersumpah bersama yang menyatakan: Berbangsa Satu, Bangsa Indonesia; Bertanah-Air Satu, Tanah-Air Indonesia; Berbahasa Satu, Bahasa Indonesia. Ikrar tersebut (Sumpah Pemuda) itulah yang merupakan salah satu embrio bagi terbentuknya persatuan dan kesatuan bangsa, yang kemudian pada tanggal 17 Agustus 1945 melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
     Setelah perjalanan selama 67 Kemerdekaan, di era reformasi yang diselimuti oleh derasnya arus demokrasi ini, tampaknya banyak di antara bangsa kita terutama pada pemuda-pemuda di jaman sekarang ini yang semakin memudar rasa cintanya terhadap Tanah-Air, rasa persatuan dan kesatuannya, rasa kepedulian nasional dan cita-cita Kemerdekaan.
     Hal seperti itu dapat kita lihat dalam kenyataan di masyarakat. Banyaknya pemuda-pemudi di jaman sekarang ini yang tidak mematuhi peraturan Negara bahkan menjatuhkan nama bik negaranya sendiri suatu hal di kalangan pelajar masih banyak yang sering bolos sekolah, tawuran dengan sekolah lain, yang lebih tragisnya banyak pemuda-pemudi bahkan di kalangan pelajar di jaman sekarang yang salah menggunakan obat-obatan terlarang atau sering disebut NARKOBA,sehingga banyak pemuda-pemudi yang tidak memiliki rasa cinta tanah air .Sekarang kita bisa buktikan dengan bukti yang lain berapa banyak lagu-lagu Nasional yang dihafal oleh pemuda-pemudi dan pelajar di seluruh Indonesia. Ada yang tidak langsung sikapnya telah mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Ada yang memperkaya diri dan mementingkan diri sendiri tanpa mempedulikan orang lain. Tidak hanya itu, dalam tampilan sehari-hari, konflik sosial, konflik teritorial, terorisme, provokasi, kejahatan Narkoba, kecenderungan krisis kepercayaan, KKN, cybercrime, money laundring, illegal logging, perompakan, pencurian ikan, kualitasnya cenderung meningkat, dan lain-lain.
Itu semua bisa terjadi antara lain karena ada tendensi bahwa seseorang tidak menyadari bahkan tidak menghargai akan jasa Tanah-Air terhadap dirinya. Bila kita bersyukur kepada Allah SWT dan cinta Tanah-Air, tentu kita akan sadar untuk merawat dan menjaga jangan sampai Tanah-Air kita tercemar atau tergerogoti oleh tangan-tangan jahil. Sepatutnya kita cintai Tanah-Air ini dengan menjaga kelestariannya.
     Pudarnya rasa cinta terhadap Tanah-Air dan tanggung jawab terhadap negara dan bangsa sendiri, juga mungkin disebabkan kurangnya kesadaran dan penghargaan atas perjuangan para Pahlawan dan tidak menyadari betapa pahitnya hidup dalam penjajahan dan nikmatnya hidup di alam Kemerdekaan. Bisa jadi seseorang tidak menyadari hal itu oleh karena ia tidak pernah hidup di zaman penjajahan dan penindasan kolonialisme. Akibatnya ia berbuat tidak bijaksana terhadap bangsa dan negaranya sendiri. Di sana-sini kita mendengar orang mulai berani menjual pulau-pulau kecil kepada orang asing, menjual aset-aset nasional demi kepentingan tertentu, atau menukar budaya luhur dengan budaya asing yang tanpa tolok ukur.
     Kini saatnya kita mengajak anak bangsa untuk menyadari kembali akan nilai Kemerdekaan. Orang yang menyadari pentingnya akan nilai Kemerdekaan, tentu tidak akan hidup seenaknya sendiri dan tidak akan mementingkan diri sendiri dan sebaliknya kecintaannya akan semakin kuat. Dengan kesadaran itu ia turut menjamin kelangsungan hidup Tanah-Airnya. Di waktu lalu, mulai anak-anak sekolah, kita masih sering mendengar lagu-lagu perjuangan seperti Tanah Airku Indonesia, Negeri elok amat kucinta.. dan seterusnya. Lagu-lagu seperti itu kini tinggal kenangan, paling-paling tampil saat aubade pada upacara di Istana. Untuk kepentingan pendidikan karakter bangsa, moral dan cinta Tanah-Air sebaiknya terus diajarkan kepada anak-anak mulai dari anak-anak TK sekalipun.
     Maka disamping membangun pendidikan kewarga-negaraan pendidikan harus mampu membuat anak didik bermanfaat, bagi bangsa menjadikan setiap anak bangsa semakin cinta terhadap Tanah-Air. Dan itulah karakter bangsa, sebab perbuatan yang mengandung manfaat pasti baik dan benar, merupakan ciri-ciri orang berkarakter. Di bawah pemerintahan baru dengan Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono, kita berharap, pembangunan cinta Tanah-Air, pembangunan bela negara, pembangunan kewarganegaraan tetap dikedepankan, sebab semakin memudarnya cinta Tanah-Air, dapat merupakan ancaman bagi eksistensi negara bangsa Indonesia. Mencegah sebelum semua itu terjadi atau menjadi parah, hal itu merupakan kebutuhan dan keniscayaan. Bangsa kita terlahir dari perjuangan keras, dan menjadi bangsa yang mampu memenuhi janji-janjinya, ikrarnya, mengisi pembangunan, sebagai bukti dari cinta terhadap Tanah-Air Indonesia. Semoga.


Senin, 27 Agustus 2012


kau adalah sahabatku teman pelipur laraku
bersamamu aku bisa berbagi cerita indah
cerita tentang kegagalanku dan dengan mu pula
aku bisa tuangkan segala keluh kesahku
Sahabat ku
saat kau sedih aku menangis
saat kau terluka hatiku tercabik
saat kau gundah aku selalu resah
Sahabat ku
jangan kau anggap aku aorang lain
aku adalah dirimu
aku adalah saudaramu
aku siap korbankan jiwaku
agar kekal persahabatan kita

Ya Allah …
Engkau Yang Maha Tahu
Bahwa hambamu ini selalu menantikannnya
Selalu merindukannya siang dan malam
Ya Allah …
Pertemukanlah aku dengan dia lagi
Dia yang selalu memberikan ketentraman jiwa ini
Dia yang selalu kurindu
Ya Allah…
Pertemukanlah aku dengan RamadhanMu nan agung
Ridhoi aku di Ramadhan tahun ini
Pertemukanlah aku kembali dengan Ramadhan tahun depan




Ratu malam sang rembulan
Raja siang sang matahari
Keduanya selalu bertentangan,
Tarik menarik
Dorong mendorong
Saling menguasai,
Seolah selalu bertanding tiada henti
Tiada yang kalah
Tak ada yang menag,
Karena dengan kedua sifat yang bertentangan ini
Seluruh alam semesta bergerak!
Dunia berputar,
Saling mengisi,
Yang satu melengkapi yang lain
Tanpa yang satu
Takkan ada yang lain,
Siang dan malam
Terang dan gelap
BAik dan jahat
Tanpa yang satu,
Apakah yang lain itu akan ada?
Tanpa adanya gelap,
Dapatkah kita mengenal terang?
Inilah sebuah kenyataan
Yang telah dikenhendaki Allah
Tanpa kehendaknya, takkan terjadi apa-apa









MONYET DAN AYAM
Pada suatu Zaman, ada seekor ayam yang bersahabat dengan seekor monyet. Si Yamyam dan si Monmon namanya. Namun persahabatan itu tidak berlangsung lama, karena kelakuan si Monmon yang suka semena-mena dengan binatang lain. Hingga, pada suatu petang si Monmon mengajak Yamyam untuk berjalan-jalan. Ketika hari sudah petang, si Monmon mulai merasa lapar. Kemudian ia menangkap si Yamyam dan mulai mencabuti bulunya. Yamyam meronta-ronta dengan sekuat tenaga. “Lepaskan aku, mengapa kau ingin memakan sahabatmu?” teriak si Yamyam. Akhirnya Yamyam, dapat meloloskan diri.
Ia lari sekuat tenaga. Untunglah tidak jauh dari tempat itu adalah tempat kediaman si Kepiting. si Kepiting merupakan teman Yamyam dari dulu dan selalu baik padanya. Dengan tergopoh-gopoh ia masuk ke dalam lubang rumah si Kepiting. Di sana ia disambut dengan gembira. Lalu Yamyam menceritakan semua kejadian yang dialaminya, termasuk penghianatan si Monmon.
Mendengar hal itu akhirnya si Kepiting tidak bisa menerima perlakuan si Monmon. Ia berkata, “Mari kita beri pelajaran si Monmon yang tidak tahu arti persahabatan itu.” Lalu ia menyusun siasat untuk memperdayai si Monmon. Mereka akhirnya bersepakat akan mengundang si Monmon untuk pergi berlayar ke pulau seberang yang penuh dengan buah-buahan. Tetapi perahu yang akan mereka pakai adalah perahu buatan sendiri dari tanah liat.
Kemudian si Yamyam mengundang si Monmon untuk berlayar ke pulau seberang. Dengan rakusnya si Monmon segera menyetujui ajakan itu karena ia berpikir akan mendapatkan banyak makanan dan buah-buahan di pulau seberang. Beberapa hari berselang, mulailah perjalanan mereka. Ketika perahu sampai di tengah laut, Yamyam dan kepiting berpantun. Si Yamyam berkokok “Aku lubangi ho!!!” si Kepiting menjawab “Tunggu sampai dalam sekali!!”
Setiap kali berkata begitu maka si Yamyam mencotok-cotok perahu itu. Akhirnya perahu mereka itu pun bocor dan tenggelam. Si Kepiting dengan tangkasnya menyelam ke dasar laut, sedangkan Si Yamyam dengan mudahnya terbang ke darat. Tinggallah Si Monmon yang berteriak minta tolong karena tidak bisa berenang. Akhirnya ia pun tenggelam bersama perahu tersebut.
























Danau Toba

Pada zaman dahulu di suatu desa di Sumatera Utara hiduplah seorang petani bernama Toba yang menyendiri di sebuah lembah yang landai dan subur. Petani itu mengerjakan lahan pertaniannya untuk keperluan hidupnya.Selain mengerjakan ladangnya, kadang-kadang lelaki itu pergi memancing ke sungai yang berada tak jauh dari rumahnya. Setiap kali dia memancing, mudah saja ikan didapatnya karena di sungai yang jernih itu memang banyak sekali ikan. Ikan hasil pancingannya dia masak untuk dimakan.Pada suatu sore, setelah pulang dari ladang lelaki itu langsung pergi ke sungai untuk memancing. Tetapi sudah cukup lama ia memancing tak seekor iakan pun didapatnya. Kejadian yang seperti itu,tidak pernah dialami sebelumnya. Sebab biasanya ikan di sungai itu mudah saja dia pancing. Karena sudah terlalu lama tak ada yang memakan umpan pancingnya, dia jadi kesal dan memutuskan untuk berhenti saja memancing. Tetapi ketika dia hendak menarik pancingnya, tiba-tiba pancing itu disambar ikan yang langsung menarik pancing itu jauh ketengah sungai. Hatinya yang tadi sudah kesal berubah menjadi gembira, Karena dia tahu bahwa ikan yang menyambar pancingnya itu adalah ikan yang besar.Setelah beberapa lama dia biarkan pancingnya ditarik ke sana kemari, barulah pancing itu disentakkannya, dan tampaklah seekor ikan besar tergantung dan menggelepar-gelepar di ujung tali pancingnya. Dengan cepat ikan itu ditariknya ke darat supaya tidak lepas. Sambil tersenyum gembira mata pancingnya dia lepas dari mulut ikan itu. Pada saat dia sedang melepaskan mata pancing itu, ikan tersebut memandangnya dengan penuh arti. Kemudian, setelah ikan itu diletakkannya ke satu tempat dia pun masuk ke dalam sungai untuk mandi. Perasaannya gembira sekali karena belum pernah dia mendapat ikan sebesar itu. Dia tersenyum sambil membayangkan betapa enaknya nanti daging ikan itu kalau sudah dipanggang. Ketika meninggalkan sungai untuk pulang kerumahnya hari sudah mulai senja.Setibanya di rumah, lelaki itu langsung membawa ikan besar hasil pancingannya itu ke dapur. Ketika dia hendak menyalakan api untuk memanggang ikan itu, ternyata kayu bakar di dapur rumahnya sudah habis. Dia segera keluar untuk mengambil kayu bakar dari bawah kolong rumahnya. Kemudian, sambil membawa beberapa potong kayu bakar dia naik kembali ke atas rumah dan langsung menuju dapur.Pada saat lelaki itu tiba di dapur, dia terkejut sekali karena ikan besar itu sudah tidak ada lagi. Tetapi di tempat ikan itu tadi diletakkan tampak terhampar beberapa keping uang emas. Karena terkejut dan heran mengalami keadaan yang aneh itu, dia meninggalkan dapur dan masuk kekamar.Ketika lelaki itu membuka pintu kamar, tiba-tiba darahnya tersirap karena didalam kamar itu berdiri seorang perempuan dengan rambut yang panjang terurai. Perempuan itu sedang menyisir rambutnya sambil berdiri menghadap cermin yang tergantung pada dinding kamar. Sesaat kemudian perempuan itu tiba-tiba membalikkan badannya dan memandang lelaki itu yang tegak kebingungan di mulut pintu kamar. Lelaki itu menjadi sangat terpesona karena wajah perempuan yang berdiri dihadapannya luar biasa cantiknya. Dia belum pernah melihat wanita secantik itu meskipun dahulu dia sudah jauh mengembara ke berbagai negeri.





SEJARAH ASAL-USUL DAYAK KENYAH
Konon ada seorang bernama HAKA. Seorang saudagar kaya dari negeri Cina. Pekerjaannya adalah transaksi jual beli hasil bumi berkelana keseluruh penjuru dunia.Singkat cerita, tibalah HAKA di pulau BORNEO/KALIMANTAN. ditemukannya sebuah gua untuk dijadikan tempat untuk beristirahat. Namun didalam gua tersebut, HAKA bertemu seekor naga yang sangat besar sekali. Diatas kepala sang Naga tampak berkilauan, dan ternyata kilauan cahaya tersebut berupakan pantulan dari sebuah Batu permata yang berada diatas kepala sang naga. Haka kemudian berpikir, seandainya batu permata yang berada diatas kepala sang Naga itu dapat ia peroleh, tentunya ia akan jadi sangat kaya karena sudah barang tentu Batu Permata itu akan sangat mahal harganya. Dengan segala upaya HAKA berusaha untuk mengambil Batu Permata yang berada diatas kepala sang Naga, namun ia tidak berhasil. Karena kekuatan naga sangat luar biasa dengan semburan api yang sangat panas dari mulut sang Naga. HAKA pun menyerah, ia memutusjan untuk kembali pulang ke negerinya. Sesampai di negerinya di Cina, HAKA pun menghadap Raja dan menceritakan tentang sang NAGA kepada baginda Raja. Mendengar cerita dari HAKA, Raja pun tertarik dan mengumpulkan seluruh pasukan kerajaan untuk mendiskusikan bagaimana agar bisa mengalahkan sang Naga dan mengambil Batu Permata yang ada di atas kepala sang Naga.Akhirnya disepakati, seluruh pasukan yang akan diberangkatkan melawan sang Naga dibuatkan pakaian anti api dengan persenjataan yang amat sangatlah lengkap. Berangkatlah bala pasukan dari negeri Cina berlayar menuju pulau Kalimantan bersama HAKA untuk membunuh sang Naga berada.Pasukan kemudian dibagi menjadi dua bagian. Pasukan pertama naik kedaratan bersama HAKA menuju gua, dan pasukan kedua menunggu diatas kapal.Pasukan yang dipimpin HAKA pun berangkat menuju gua dimana sang Naga berada. Sesampai di Gua, sang Naga sedang tertidur pula. HAKA memerintahkan kepada pasukannya untuk tenang dan jangan sampai menimbulkan suara. Dengan sangat hati-hati HAKA beranjak mendekati sang Naga. Alhasil, Batu Permata yang berada diatas kepala sang Naga pun dapat diperolah HAKA tanpa harus berperang melawan san Naga.Bersukacitalah seluruh pasukan HAKA karena telah berhasil mendapatkan Batu Permata itu tanpa bersusah payah melawan sang Naga. Batu Permata pun dipegang secara bergantian oleh para prajurit karena mereka ingin sekali melihat wujud Batu Permata tersebut. Dan tanpa mereka sadari, suara tawa sukacita mereka membuat sang Naga terbangun dan mengejar mereka.HAKA dan seluruh pasukannya kemudian lari tunggang langgang menyelamatkan diri menuju kapal. Sang parjurit yang pada saat itu tengah memegang Batu Permata tersebut berhasil masuk ke kapal dan memerintahkan agar kapal segera berlayar.Nasib tidak diuntung, mujur pun tidaklah didapat. HAKA dan beberapa orang prajurit tertinggal didaratan, kapal telah berlayar membawa Batu Permata menuju negeri Cina dan tidak pernah kembali lagi menjemput HAKA dan prajurit lainnya.Akhirnya, HAKA dan prajurit yang tersisa berjalan menyusuri hutan, rimba dan sungai untuk mencari makanan. Mereka pun menemukan sebuah perkampungan dan meminta pertolongan kepada masyarakat setempat. Karena tidak ada lagi pilihan lain cara untuk kembali ke negeri asalnya, HAKA dan para prajurit pun kemudian menetap diperkampungan tersebut. Hingga akhirnya mereka pun bisa beradaptasi dengan masyarakat tersebut, berkeluarga dan dari situlah asal mula Penduduk Pulau Kalimantan memiliki Ras dari Negeri Cina.Setelah sekian tahun, perkembangan penduduk semakin pesat. HAKA membawa sebagian penduduk untuk pindah ke daerah lain. Tempat tersebut bernama APAU AHE.Di APAU AHE lah masyarakat HAKA terus tumbuh dan berkembang.

http://blogbintang.com/go/img.php?to=http://maselly2000.files.wordpress.com/2011/05/pengumuman.jpg

background image

Contoh Pengumuman Libur Sekolah 
Berikut ini contoh pengumuman libur hari raya 1 syawal 1430 H 

PENGUMUMAN LIBUR HARI RAYA 1 SYAWAL 1430 H  
Dalam rangka menyambut datangnya hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 H, 
Sekolah meliburkan kegiatan belajar mengajar dimulai pada :
- hari / tanggal : Senin, 14 September s.d Sabtu, 26 September 2009
- masuk sekolah : Senin, 28 September 2009
- acara : Halal Bihalal & dilanjutkan pelajaran seperti biasa
Demikian harap diperhatikan.  


Pengalaman Lucu SD
Ketika itu pelajaran Bahasa Indonesia. Teman saya yang bernama K*******N, mendapat giliran untuk membaca. Dan dia tidak bisa sama sekali membaca dengan sangat baik meski pun sudah diberikan contoh oleh Ibu Guru sebanyak tiga kali. Isi bacaannya sebagai berikut :
“…. durian. Sebuah durian” [titik-titik tersebut harus diisi padanan kata].
Dan teman saya tersebut selalu salah melafalkan vokal dari kata tersebut sampai tiga kali. Dia mengatakan,”Titik-titik durian, sebuah duriyen – titik-titik durian, sebuah duriyen – titik-titik durian, sebuah duriyen” hihihiii… Akhirnya Ibu Guru pun nyerah..wkwkwkkwkwkkk












Contoh surat pribadi untuk sahabat
Jakarta, 24 Februari 2012

Margaretha Sri Wahyuni
Jl. Monumen Jogja Kembali No. 1
Prempatan Ring Road, Sleman
Yogyakarta

Yuni yang manis,
Halo, bagaimana Yun kabar kamu? aku berharap kamu baik-baik saja dan selalu sehat. Aku juga disini baik-baik saja dan selalu sehat, malahan sekarang aku sedikit gemuk loh yun, hehehe.

Oh ia, Yun, akhir bulan ini aku mau ke rumah ibu yang di jetis. Jadi bisa sekalian mampir ke kos kamu. Boleh dong aku main ke kos kamu, secara gitu udah lama banget gak ketemu sama kamu Yun. Harus boleh loh Yun! hehe. Jangan ngambek ya, itu cuma becanda aja Yun. Ngomong-ngomong gimana kabar ikan-ikan kamu Yun, pasti sudah nambah lagi ya isi akuarium kamu. Aku masih ingat banget, ikan-ikan lucu itu Yun. Makanya makin kangen dan secepatnya berada di kos kamu.

Yun, surat dari aku cukup sampai disini dulu ya. Jangan lupa dibalas loh Yun, aku tunggu loh!
Dari soulmatemu

TTD

Nadia

















Contoh surat pribadi untuk Guru
Jakarta, 24 Februari 2012
Kepada Yth. Bapak/ Ibu guru
Di
Sekolah


Dengan Hormat,
Dengan ini saya beritahukan bahwa saya yang bernama Andre Silalahi Kelas 3 IPA A tidak dapat melaksanakan kegiatan belajar seperti biasanya dikarenakan sakit, mohon Bapak / Ibu guru dapat memakluminya.
Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,

TTD
















PINTAKU UNTUKMU AYAH DAN IBU
Ketika aku menyerah
aku punya ibu yang menyanjungku

Ketika aku putus asa
Aku punya ayah yang  menyemangatiku

Ketika aku terlupa
Ibu  mengingatkanku

Ketika aku menangis
Ayah yang menghapus air mataku

Ya Allah..
Aku tak punya apapun untuk mereka
Tapi Aku memiliki Engkau  Maha Pemilik Waktu
Untuk mendoakan mereka
Ya Alloh
Kelak hiasilah ibuku dengan sutra surga-Mu
Dan Ya Alloh
Temanilah ayahku dengan bidadari-Mu
Amiin







Sabtu, 28 April 2012

Sosiologi pendidikan




Sosiologi pendidikan adalah studi mengenai bagaimana institusi publik dan pengalaman individu memengaruhi pendidikan dan hasilnya. Studi ini lebih mempelajari sistem sekolah umum di masyarakat industri modern, termasuk perluasan pendidikan tinggilanjutdewasa, danberkelanjutan.[1]
Pendidikan selalu dilihat sebagai usaha manusia optimistik mendasar yang dikenali dari aspirasiuntuk kemajuan dan kesejahteraan.[2] Pendidikan dipahami oleh banyak orang sebagai usaha untuk melebihi kemampuan orang cacat, mencapai kesetaraan yang lebih tinggi dan memperoleh kekayaan dan status sosial.[3] Pendidikan dianggap sebagai tempat anak-anak bisa berkembang sesuai kebutuhan dan potensi unik mereka.[2] Selain itu juga sebagai salah satu arti terbaik dalam mencapai kesetaraan sosial yang lebih tinggi.[3] Banyak orang mengatakan bahwa tujuan pendidikan adalah mengembangkan setiap orang hingga potensi tertinggi mereka dan memberi kesempatan untuk mencapai segalanya dalam kehidupan sesuai kemampuan alami mereka (meritokrasi). Banyak juga orang yang meragukan bahwa sistem pendidikan apapun mencapai tujuan ini dengan sempurna. Pendapat lain mengemukakan pandangan negatif, menyatakan bahwa sistem pendidikan dirancang dengan tujuan mengakibatkan reproduksi ketidaksetaraan sosial.

Sesorah Bahasa Jawa Perpisahan




Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bapak-bapak, Ibu-ibu ingkang kula urmati, sumawana para putra-putra mudha-mudhi ingkang karoban ing raos bagya. Saderengipun kula matur wonten ing ngarsa panjenengan, langkung rumiyin kula nyuwun agunging sih samodra pangaksama, awit kula kumawantun, ngadeg ing ngarsa panjenengan sami.
Alhamdulillah ing enjing menika kita sedaya saged kempal sesarengan ing kampus SMA N 10 ingkang kita remeni menika. Kita sedaya ngempal ing kampus menika nggadahi maksud utawi tujuan ingkang pokok, yaiku ngundhuraken para siswa kelas XII ing wulan April menika utawi luwih leresipun tanggal 22 dumugi 24 April tahun 2008 sampun ngrampungaken UNAS ingkang dados syarat utama kangge siswa SMA kangge ngelanjutaken ing jenjang luwih dhuwur.
Enjing menika, enjing ingkang ngerenyuhaken sanget kangge kita sedaya para hadirin. Menapa boten, ingkang slamanipun kita utawi teseh dados siswa mriki, kita kerep pethukan, sinau sareng, diskusi sareng, ing wayah sekedhap melih kita badhe pisahan. Nanging, kita kagungan pangajeng-ajeng supados perpisahan menika boten kita banjur “pedhot kekancan”. Supados kita teseh wonten rerembagan ingkang ageng kayata sakderengipun kita pisah.
Para rencang ingkang sedaya maksud lan tujuan dianaaken perpisahan menika botenn namung ngunduraken rencang-rencang kelas XII mawon, ananging luwih saking menika supados rencang-rencang tetep eling lan terus njagi rerencangan, inggih menika ing proses sinau utawi mlebet ing kegiatan sanes-sanesipun.
Para rencang ingkang badhe pisah menika, sejatinipun tugas para rencang menika luwih abot maneh, saya inggil tingkat pendidikan saya inggil injih tugas ingkang kedah dipunrampungaken. Mula kta kedah semangat sinau mempeng supados menapa mawon ongkang para erncang cita-citaaken saged dipuncapai. Boten namung kita mawon ingkang bangga menawi sukses, nanging Bapak lan ibu guru kita injih remen lan bangga.
Para sedherek sedaya, wayah saged damel kita sedaya saged kempal ing acara menika. Nanging wayah menika ugi ingkang misahaken kita sedaya. Kita namung saged mbales nggangge doa mugi-mugi sukses lan slamet lan mugi-mugi amal tuwin kesaenanipun para Bpak lan Ibu guru katampi ing sisihipun Gusti Allah Ingkang Maha Agung.
Kula cekapi semanten rumiyin atur kula, bilih wonten kiranging atur mawantu-wantu kula nyuwun lumunturing samodra pangaksami.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Pusat Massa Dan Titik Be



SratTATIKA adalah ilmu kesetimbangan yang menyelidiki syarat-syarat gaya yang bekerja pada sebuah benda/titik materi agar benda/titik materi tersebut setimbang. PUSAT MASSA DAN TITIK BERATPusat massa dan titik berat suatu benda memiliki pengertian yang sama, yaitu suatu titik tempat berpusatnya massa/berat dari benda tersebut. Perbedaannya adalah letak pusatmassa suatu benda tidak dipengaruhi oleh medan gravitasi, sehingga letaknya tidak selalu berhimpit dengan letak titik beratnya.1. PUSAT MASSAKoordinat pusat massa dari benda-benda diskrit, dengan massa masing-masing M1,M2,....... , Mi ; yang terletak pada koordinat (x1,y1), (x2,y2),........, (xi,yi) adalah:




PV = 2/3 Ek PV = 2/3 . 1/2 . m v2 = 1/3 m v2v2 = (3PV)/m = (3 P)/(m/V) = 3P/r v = Ö3P/r = Ö3.1,2.105/100 = 60 m/det2. Suatu gas tekanannya 15 atm dan volumenya 25 cm3 memenuhi persamaan PV - RT.Bila tekanan gas berubah 1/10 atm tiap menit secara isotermal. Hitunglah perubahanvolume gas tiap menit?Jawab:Persamaan PV = RT jelas untuk gas ideal dengan jumlah mol gas n = 1. Jadi kita ubah persamaan tersebut menjadi:P DV + V DP = R DT (cara differensial parsial)15 . DV + 25. 1/10 = R . 0 ® AV = -25 /15.10 = -1/6 cm3/menitJadi perubahan volume gas tiap menit adalah 1/6 cm3,dimana tanda (-) menyatakan gasmenerima usaha dari luar (dari sekelilingnya).Hukum I TermodinamikaHukum ini diterapkan pada gas, khususnya gas idealPV = n R TP . DV + -V . DP = n R DTEnergi adalah kekal, jika diperhitungkan semua bentuk energi yang timbul.Usaha tidak diperoleh jika tidak diberi energi dari luar.Dalam suatu sistem berlaku persamaan termodinamika I:DQ = DU+ DWDQ = kalor yang diserapDU = perubanan energi dalamDW = usaha (kerja) luar yang dilakukanDARI PERSAMAAN TERMODINAMIKA I DAPAT DIJABARKAN:Pada proses isobarik (tekanan tetap) ® DP = 0; sehingga,DW = P . DV = P (V2 - V1) ® P. DV = n .R DTDQ = n . Cp . DT® maka Cp = 5/2 R (kalor jenis pada tekanan tetap)

DU-= 3/2 n . R . DTPada proses isokhorik (Volume tetap) ® DV =O; sehingga,DW = 0 ® DQ = DUDQ = n . Cv . DT® maka Cv = 3/2 R (kalor jenis pada volume tetap)AU = 3/2 n . R . DTPada proses isotermik (temperatur tetap): ® DT = 0 ;sehingga,DU = 0 ® DQ = DW = nRT ln (V2/V1)Pada proses adiabatik (tidak ada pertukaran kalor antara sistem dengan sekelilingnya) ®DQ = 0 Berlaku hubungan::PVg = konstan ® g = Cp/Cv ,disebut konstanta LaplaceCara lain untuk menghitung usaha adalah menghitung luas daerah di bawah garis proses.Gbr. IsobarikGbr. IsotermikGbr. Adiabatik Usaha pada proses a ® b adalah luas abb*a*aPerhatikan perbedaan grafik isotermik dan adiabatik ® penurunan adiabatik lebih curamdan mengikuti persamaan PVg= C.Jadi:1. jika DP > DV, maka grafik adiabatik.2. jika DP = DV, maka grafik isotermik.Catatan:Jika sistem menerima panas, maka sistem akan melakukan kerja dan energi akan naik.Sehingga DQ, DW ® (+).Jika sistem menerima kerja, maka sistem akan mengeluarkan panas dan energi dalamakan turun. Sehingga DQ, DW ® (-).Untuk gas monoatomik (He, Ne, dll), energi dalam (U) gas adalahU = Ek = 3/2 nRT ® g = 1,67

Untuk gas diatomik (H2, N2, dll), energi dalam (U) gas adalahSuhu rendah(T £ 100K)
U = Ek = 3/2 nRT® g = 1,67® Cp-CV=R  Suhu sedangU = Ek =5/2 nRT® g = 1,67Suhu tinggi(T > 5000K)
U = Ek = 7/2 nRT® g = 1,67Hukum II TermodinamikaFisika Kelas 1 > Teori Kinetik Zat286< Sebelum Sesudah >Tidak mungkin membuat suatu mesin yang bekerja secara terus-menerus serta rnengubahsemua kalor yang diserap menjadi usaha mekanis.T1 > T2, maka usaha mekanis:W = Q1 - Q2h = W/Q1 = 1 - Q2/Q1 = 1 - T2/T1 T1 = reservoir suhu tinggiT2 = reservoir suhu rendahQ1 = kalor yang masuk Q2 =kalor yang dilepasW = usaha yang dilakukanh = efesiensi mesinUntuk mesin pendingin:h = W/Q2 = Q1/Q2 -1 = T1/T2 - 1Koefisien Kinerja = 1/h







Kelemahan dan Kelabihan Sekolah RSBI Kelebihan RSBI adalah memotivasi para siswa untuk mampu bersaing dalam dunia global. Anak-anak kita tak kalah dengan anak-anak dari negara lain. Siswa-siswa sekolah kita lebih berani mencoba hal-hal baru, dan menantang para guru untuk mengembangkan metode dan model pembelajaran di dunia internasional.Indonesia adalah bangsa yang besar, kita harus bangga dengan predikat ini. kalau malaysia saja dulu belajar dari kita, kenapa kita sekarang yang belajar kepada mereka? Tentu ada sesuatu yang harus dibenahi dalam dunia pendidikan kita. jangan biarkan anak-anak kita lebih percaya belajar di luar negeri daripada belajar di negerinya sendiri. Tentu ini menjadi tantangan kita sebagi para pendidik. Kekurangan RSBI menurut saya, dari segi buku pegangan siswa harusnya berbeda dari sekolah reguler, SDM (guru) kita belum siap, dan masih banyak guru yang belum bisa membuat kurikulumnya sendiri. jangankan membuat kurikulum dalam bahasa Inggris, membuat RPP saja masih banyak guru yang belum benar dalam membuatnya. Pemerintah nampaknya belum siap benar dengan progran RSBI. Kasihan para guru hanya menjadi obyek dari obsesi para penentu kebijakan. Kalau mau jujur ide adanya sekolah RSBI itu bagus banget, tetapi kita sering melupakan potensi daerah atau lokal yang sebenarnya jauh lebih unggul dari kata internasional itu sendiri. Seolah-olah hal-hal yang berbau tradisional itu kuno dan ketinggalan jaman. Dalam Bab XIV pasal 50 ayat 3 Undang-undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, disebutkan bahwa pemerintah daerah harus mengembangkan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan menjadi bertaraf internasional. Sejak adanya RSBI di sekolah kami, justru tidak ada yang namanya pertukaran pelajar. Dulu sebelum RSBI, kami saling bertukar pelajar, dimana pelajar dari luar negeri beberapa bulan sekolah di tempat kami dan pelajar kita sekolah beberapa bulan di tempat mereka. Adanya RSBI rupanya belum memenuhi harapan semua pihak. Bahkan ada sebagian masyarakat yang mengeluh karena mahalnya sekolah yang sudah membuka kelas internasional. Sudah begitu, mereka harus juga ikut UN, yang ternyata nilai siswa RSBI nilai UN-nya lebih rendah daripada siswa kelas reguler. Jadi untuk apa masuk ke kelas internasional, kalau juga masih ikut UN? Mungkin saya perlu bertanya pada rumput yang bergoyang. Sebagai ibu kota negara, Jakarta sudah tentu harus lebih siap dalam menjalankan tuntutan undang-undang ini dengan mengembangkan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di semua jenjang pendidikan. Namun sangat tidak menutup kemungkinan, pada masa mendatang banyak lagi sekolah yang memiliki potensi berkembang dari SSN (Sekolah standar Nasional) menjadi RSBI. Tentunya perkembangan ini harus berjalan alami, bukannya dipaksakan. Sebab berkembang menjadi RSBI bukanlah hal yang mudah bagi sekolah. Apalagi bila sekolah itu ternyata tidak siap untuk membuka RSBI. Jangan sampai mutu sekolah RSBI lebih rendah dari sekolah SSN. Menurutnya, sepuluh kelemahan mendasar program SBI itu harus dievaluasi, diredefinisi, dan perlu dihentikan. Kelemahan pertama, program SBI jelas tidak didahului riset yang lengkap sehingga konsepnya sangat buruk."Bisa dibuktikan, bahwa tidak jelas apa yang diperkuat, diperkaya, dikembangkan, diperdalam dalam SBI," Kedua, SBI adalah program yang salah model. Kemdiknas membuat panduan model pelaksanaan untuk SBI baru (news developed), tetapi yang terjadi justru pengembangan pada sekolah-sekolah yang telah ada (existing school).Ketiga, program SBI telah salah asumsi. Kemdiknas mengasumsikan, bahwa untuk dapat mengajar hard science dalam pengantar bahasa Inggris, seorang guru harus memiliki TOEFL> 500."Padahal, tidak ada hubungannya antara nilai TOEFL dengan kemampuan mengajar hard sciencedalam bahasa Inggris. TOEFL bukanlah ukuran kompetensi pedagogis," paparnya. More and lack RSBI School Excess RSBI is to motivate the students to be able to compete in a global world. Our children are not lost with children from other countries. School students we are more willing to try new things, and challenged the teachers to develop methods and models of learning in the world internasional.Indonesia is a great nation, we should be proud of this title. if malaysia just had to learn from us, why we now are learning to them? Certainly there is something that must be addressed in our education. do not let our children learn to believe more study abroad than in his own country. Of course this is a challenge we as a teachers. RSBI deficiency in my opinion, in terms of student handbooks should be different from regular schools, human resources (teachers) are not ready, and many teachers are not able to make its own curriculum. let alone create a curriculum in English, making the RPP are still many teachers who have not been true in the making. The Government appears not quite ready with the program as RSBI. Sorry for the teachers only became an object of obsession of policy makers. To be honest the idea of school was really good RSBI, but we often forget the local potential or actual area is much more superior than the word itself internationally. As if the things that traditional smell of ancient and outdated. In Chapter XIV, paragraph 3 of article 50 of Law No 20 of 2003 on National Education System, noted that local governments must develop at least one unit to international education. Since the RSBI at our school, it was no such thing as exchange students. RSBI before we exchange students, where students from abroad a few months of school at our school and our students in their place a few months. RSBI presence apparently has not met the expectations of all parties. There are even some people who complain because of the high school that has opened an international class. It had been so, they must also take the national examination, which was the student of UN RSBI value was lower than regular-grade students. So why go to an international class, if the UN is still participate? Maybe I need to ask the swaying grass. As the capital city, Jakarta is certainly should be better prepared to execute the demands of this legislation by developing pioneering international school (RSBI) at all levels of education. But so it is possible, in future many more schools that have the potential to evolve from the SSN (National standard school) to RSBI. Surely this development must go natural, not forced. For progress to RSBI not an easy thing for the school. Moreover, when the school was not ready to open RSBI. Do not let the quality of schools is lower than the school RSBI SSN. He said the SBI program ten fundamental flaws that need to be evaluated, diredefinisi, and need to be stopped. The first weakness, the SBI program is clearly not a complete research that preceded the concept is very bad. "It could be proved, that it is unclear what is to be strengthened, enriched, developed, deepened in the SBI," Secondly, SBI is the wrong program model. Kemdiknas to guide the implementation of the model for the new SBI (news developed), but the opposite is the development of the schools that already exist (existing school). Third, the SBI program have been wrong assumptions. Kemdiknas assume, that the hard science to be taught in English language instruction, a teacher must have a TOEFL score> 500. "In fact, there is no relationship between the TOEFL score with a hard sciencedalam ability to teach English. TOEFL is not a measure of pedagogical competence," he explained.