ana

ana
micro

Label

Sabtu, 24 Juli 2010

wwsan wiyata mandala

Wawasan Wiyata Mandala


Judul : Wawasan Wiyata Mandala
Penulis : Drs LUGTYASTYONO BN,M.Pd
Bahasan : Optimalisasi Wawasan Wiyata Mandala Menciptakan Suasana Kondusif Sekolah
Download :

ISI / RINGKASAN ARTIKEL:

Optimalisasi Wawasan Wiyata Mandala Menciptakan Suasana Kondusif Sekolah

Oleh :

Drs. LUGTYASTYONO BUDINUGROHO,M.Pd.

( Kepala SMA Negeri 1 Karangnongko, Klaten)



Istilah Wawasan Wiyata Mandala atau dikenal dengan WWM sebetulnya setiap warga sekolah (kepala sekolah, guru, karyawan, peserta didik, bahkan masyarakat) pasti sudah mengenalnya karena setiap tahun ajaran baru baik di SMP maupun di SMA materi WWM ini diberikan pada waktu Masa Orientasi Siswa (MOS) siswa baru, tetapi kadang-kadang ada yang sudah mengenal tetapi belum memahami, WWM sendiri merupakan istilah yang berasal dari kata Wawasan yang artinya pandangan atau penglihatan, Wiyata berati pengajaran atau pendidikan, sedang Mandala adalah lingkungan, sehingga Wawasan Wiyata Mandala adalah cara pandang kalangan pendidik dan warga/perangkat sekolah khususnya tentang keberadaan sekolah sebagai pengemban tugas pendidikan di lingkungan masyarakat, maksud dan tujuan WWM sendiri sangat berkaitan erat dengan yang tercantum dalam GBHN bahwa Pendidikan merupakan suatu kegiatan yang telah dilakukan manusia sepanjang jaman, sejak dimulainya peradaban manusia itu sendiri, dan rupa-rupanya dimasa yang akan datang pendidikan tidak akan pernah ditinggalkan oleh manusia dan pada dasarnya pendidikan merupakan upaya pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas ciri – ciri manusia berkualitas di deskripsikan beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas dan kreatif, selain itu juga terampil, beretos kerja, profesional, bertanggung jawab dan produktif serta sehat jasmani dan rohani, berjiwa patriotik, cinta tanah air, mempunyai semangat kebangsaan, memiliki kesetiakawanan sosial dan kesadaran pada sejarah bangsa, menghargai jasa para pahlawan, dan berorientasi masa depan sesuai dengan yang ada dalam UU Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 BAB II tentang visi pendidikan nasional yang berbunyi “Pendidikan nasional mempunyai visi terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan yang selalu berubah”

Sebagai lembaga pendidikan sekolah dianggap sebagai satu-satunya tumpuan untuk mendidik anak, sehingga sekolah kadang-kadang yang dikambing hitamkan kalau terjadi sesuatu yang kurang baik, segala akibat yang kurang baik seolah-olah merupakan akibat sekolah yang tidak berfungsi dengan baik dan keadaan ini sangat tidak menguntungkan, dan sekolah memiliki beban dan tanggung jawab yang besar sehingga sekolah harus mampu bertanggung jawab mendidik membina / mengembangkan dan mempersiapkan generasi bangsa yang berkualitas sehingga perlu diperhatikan 1) Sekolah harus memiliki visi, misi dan tujuan yang jelas disesuaikan dengan situasi kondisi sekolah tersebut berada dan dipahami oleh semua warga sekolah, 2). Sekolah hendaknya betul-betul menjadi tempat Proses Belajar Mengajar (PBM) jangan sampai sekolah disalah gunakan oleh golongan tertentu (kegiatan politik) atu kegiatan lain yang bertentangan dengan norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku antara lain penyalah gunaan narkotika perkelaian pelajar yang akhirnya akan merugikan sekolah itu sendiri, 3) Situasai sekolah diciptakan suasana nyaman, aman tertib dan bebas segala ancaman sehingga mampu menciptakan situasi pembelajaran yang nikmat (enjoyable learning) dan terjadi proses pembudayaan suasana kekeluargaan kondisi semacam ini dikenal dengan nama Ketahanan Sekolah 4) Sekolah harus tanggap/responsif terhadap berbagai aspirasi yang muncul, sehingga sekolah harus mampu membaca lingkungan dan menanggapinya secara cepat dan tepat, jadi sekolah tidak hanya mampu beradaptasi (menyesuaikan diri) terhadap perubahan tetapi harus mampu mengantisipasi hal-hal yang mungkin bakal terjadi. 5). Sekolah harus dapat megembangan nilai-nilai pengetahuan, ketrampilan dan wawasan dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional yaitu cerdas , siap kerja , dan menguasahi ilmu dan teknologi tetap berakar nilai nilai budaya bangsa sehingga peserta didik tidak sekadar menguasai pengetahuan yang diajarkan oleh gurunya, akan tetapi pengetahuan tersebut juga telah masuk dalam hati sanubarinya yang dapat dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari 6). Sekolah sebagai masyarakat belajar terjadi interaksi antar siswa guru dan lingkungan sekolah dan terjadi hubungan timbal balik antar guru, kepala sekolah, orang tua siswa dan masyarakat itu berada, ini berarti sekolah harus mampu menempatkan diri sebagai bagian dari kehidupan nasional dan harus mampu menyesuaikan diri dengan tata kehidupan yang berkembang di masyarakat seperti ideologi, politik ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan maupun kehidupan yang lain.

Kesimpulannya : Untuk menciptakan suasana kondusif di sekolah maka ke enam hal tersebut diatas harus dilaksanakan oleh sekolah dan setiap komponen yang ada di sekolah (tenaga pendidik, tenaga administrasi, peserta didik) betul betul memahami makna dan tujuan dari WWM (Wawasan Wiyata Mandala), disamping itu peserta didik harus mempunyai rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap terpeliharanya dan terbinanya sekolah agar supaya kondisi dan suasana yang nyaman disekolah dapat terpelihara dan tercapai yang pada akhirnya akan menciptakan peserta didik yang berbobot, berkualitas, berbudi pekerti luhur, berakhlak mulia, berdisiplin, dan bermoral tinggi, sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.


»
Penulis : Ahmad Baedowi, Direktur Pendidikan Yayasan Sukma Jakarta
Membangun Kebijakan Pendidikan Propublik
Membangun Kebijakan Pendidikan Propublik

»
Penulis : Kompas.Com
Sekarang Satu Komputer Untuk 2.000 Siswa
Sekarang Satu Komputer Untuk 2.000 Siswa, Tetapi target Depdiknas adalah 1 Komputer untuk 20 Siswa Pada Tahun 2015

»
Penulis : Ester Lince Napitupulu
Didik Anak Sesuai Potensi
Didik Anak Sesuai Potensi

»
Penulis : Media Indonesia Online
Memerdekakan Politik Pendidikan
Memerdekakan Politik Pendidikan

»
Penulis : Amich Alhumami, Peneliti Sosial dan Pemerhati Pendidikan
Membangun Universitas Riset
Membangun Universitas Riset

»
Penulis : Ahmad Baedowi, Direktur Pendidikan Yayasan Sukma, Jakarta
Tantangan dan Tren Pendidikan Tinggi
Tantangan dan Tren Pendidikan Tinggi

»
Penulis : Ari Harsono P, Dosen FISIP UI
Pendidikan Antikorupsi Dan PBL Plus
Pendidikan Antikorupsi Dan PBL Plus

»
Penulis : Syamsir Alam, Konsultan Pendidikan Yayasan Sukma Jakarta
SMK, Jembatan Sekolah dan Dunia Kerja
SMK sebagai Jembatan Sekolah dan Dunia Kerja

»
Penulis : Drs LUGTYASTYONO BN,M.Pd
Wawasan Wiyata Mandala
Optimalisasi Wawasan Wiyata Mandala Menciptakan Suasana Kondusif Sekolah

»
Penulis : Drs. LUGTYASTYONO BUDINUGROHO,M.Pd.
Muatan Lokal Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
Muatan Lokal Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di Era Desentralisasi Pendidikan Mendukung Pembangunan Daerah


Halaman : 1 2 Next »

Selasa, 22 Juni 2010

HIKMAH PUASA RAMADAN

Jumat, 19 September 2008
HIKMAH PUASA RAMADHAN

"Wahai orang-orang yang beriman ! Diwajibkan kepada kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu,supaya kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa." (S.al-Baqarah:183)

PUASA menurut syariat ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa (seperti makan, minum, hubungan kelamin, dan sebagainya) semenjak terbit fajar sampai terbenamnya matahari,dengan disertai niat ibadah kepada Allah,karena mengharapkan redho-Nya dan menyiapkan diri guna meningkatkan Taqwa kepada-Nya.

RAMAHDAH bulan yang banyak mengandung Hikmah didalamnya.Alangkah gembiranya hati mereka yang beriman dengan kedatangan bulan Ramadhan. Bukan sahaja telah diarahkan menunaikan Ibadah selama sebulan penuh dengan balasan pahala yang berlipat ganda,malah dibulan Ramadhan Allah telah menurunkan kitab suci al-Quranulkarim,yang menjadi petunjuk bagi seluruh manusia dan untuk membedakan yang benar dengan yang salah.

Puasa Ramadhan akan membersihkan rohani kita dengan menanamkan perasaan kesabaran, kasih sayang, pemurah, berkata benar, ikhlas, disiplin, terthindar dari sifat tamak dan rakus, percaya pada diri sendiri, dsb.

Meskipun makanan dan minuman itu halal, kita mengawal diri kita untuk tidak makan dan minum dari semenjak fajar hingga terbenamnya matahari,karena mematuhi perintah Allah.Walaupun isteri kita sendiri, kita tidak mencampurinya diketika masa berpuasa demi mematuhi perintah Allah s.w.t.

Ayat puasa itu dimulai dengan firman Allah:"Wahai orang-orang yang beriman" dan disudahi dengan:" Mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertaqwa."Jadi jelaslah bagi kita puasa Ramadhan berdasarkan keimanan dan ketaqwaan.Untuk menjadi orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah kita diberi kesempatan selama sebulan Ramadhan,melatih diri kita,menahan hawa nafsu kita dari makan dan minum,mencampuri isteri,menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia,seperti berkata bohong, membuat fitnah dan tipu daya, merasa dengki dan khianat, memecah belah persatuan ummat, dan berbagai perbuatan jahat lainnya.Rasullah s.a.w.bersabda:

"Bukanlah puasa itu hanya sekedar menghentikan makan dan minum tetapi puasa itu ialah menghentikan omong-omong kosong dan kata-kata kotor."
(H.R.Ibnu Khuzaimah)

Beruntunglah mereka yang dapat berpuasa selama bulan Ramadhan, karena puasa itu bukan sahaja dapat membersihkan Rohani manusia juga akan membersihkan Jasmani manusia itu sendiri, puasa sebagai alat penyembuh yang baik. Semua alat pada tubuh kita senantiasa digunakan, boleh dikatakan alat-alat itu tidak berehat selama 24 jam. Alhamdulillah dengan berpuasa kita dapat merehatkan alat pencernaan kita lebih kurang selama 12 jam setiap harinya. Oleh karena itu dengan berpuasa, organ dalam tubuh kita dapat bekerja dengan lebih teratur dan berkesan.

Perlu diingat ibadah puasa Ramadhan akan membawa faaedah bagi kesehatan
rohani dan jasmani kita bila ditunaikan mengikut panduan yang telah ditetapkan, jika tidak maka hasilnya tidaklah seberapa malah mungkin ibadah puasa kita sia-sia sahaja.

Allah berfirman yang maksudnya:

"Makan dan minumlah kamu dan janganlah berlebih-lebihan sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (s.al-A'raf:31)

Nabi s.a.w.juga bersabda:

"Kita ini adalah kaum yang makan bila lapar, dan makan tidak kenyang."

Tubuh kita memerlukan makanan yang bergizi mengikut keperluan tubuh kita. Jika kita makan berlebih-lebihan sudah tentu ia akan membawa muzarat kepada kesehatan kita. Boleh menyebabkan badan menjadi gemuk, dengan mengakibatkan kepada sakit jantung, darah tinggi, penyakit kencing manis, dan berbagai penyakit lainnya. Oleh itu makanlah secara sederhana, terutama sekali ketika berbuka, mudah-mudahan Puasa dibulan Ramadhan akan membawa kesehatan bagi rohani dan jasmani kita. Insy Allah kita akan bertemu kembali.

Allah berfirman yang maksudnya: "Pada bulan Ramadhan diturunkan al-Quran
pimpinan untuk manusia dan penjelasan keterangan dari pimpinan kebenaran
itu, dan yang memisahkan antara kebenaran dan kebathilan. Barangsiapa menyaksikan (bulan) Ramadhan, hendaklah ia mengerjakan puasa.

(s.al-Baqarah:185)

Minggu, 13 Juni 2010

Saya


Latar belakang
Shino adalah genin di desa Konoha yang seangkatan dengan Naruto Uzumaki, tokoh utama Naruto. Dia adalah keturunan klan Aburame yang bisa mengendalikan serangga khusus yang bersarang di tubuh mereka sejak lahir. Serangga ini bersarang di tubuh mereka dan sebagai imbalannya dapat digunakan sebagai senjata bagi inangnya. Shino adalah orang yang tenang, berkepala dingin, sensitif, agak cemburuan (Kiba adalah rival abadi Shino dalam memperebutkan Hinata) mudah tersinggung, serius, profesional, jenius, bisa diandalkan, logis dan cenderung tertutup. Dia bahkan tidak pernah terlihat tertawa. Dia pernah sekali tertawa terbahak-bahak karena racun tertawa di anime filler.